Tangkas bola – Jhonny Van Beukering Berurusan Ganja Di rumahnya

Pemain lini depan daripada tim Tim nasional Indonesia ketika ini, Jhonny Van Beukering udah menyampaikan kisah terkini. Warita yang miring akan halnya dirinya yang kudu mampu bermasalah pada Kepolisian Arnhem, Belanda. Masalah ini di sebabkan soalnya di ketahui dari pollisi tempatan yang makbul merampas penuh tumbuhan tumbuhan ganja yang tersedia di rumahnya. Selesai dihitung banyaknya pohon ini yakni 600 pohon.test1

Dari obat terlarang itu yg di temukan untuk badan kepolisian yang ada di kota tersebut pada mula Desember 2013 kemarin. Masalah itu yg telah di lansir dalam harian De Gelderlander, dr pihak kepolisian tempatan yang udah merasai dr adanya temuan ini. Sang pemilik rumah diantaranya Van Beukering yang udah melepaskan pengakuan sedang belum memiliki pesan daripada kepolisian tersangkut dgn ratusan tanaman ganja itu.

“sampai dengan tatkala ini saya sedang belum memperoleh apapun surat yg hadir dr kepolisian di sana, ” ujar dr Van Beukering yg sudah di kutip untuk media local yang dinamakan daftar agen bola terpercaya.

Diantaranya dr anggapan Van Beukering, status daripada rumah itu dalam detik yg kadang masih di sewakan. Atas bomber yg waktu ini memperkukuh daripada tim nasional Garuda ini di Piala AFF 2012 kemudian pun segera meminta maaf sebab tidak meriset dari rumahnya tersebut dengan baik selama masa dirinya ada di Indonesia pada sebagai pemain naturalisasi.

“Anda yg nggak hendak bisa utk terus menyampaikan pengawasan kepada seluruh masalah tersebut, ” ujar dr Van Beukering yg saat ini ada pada skuad amatir Belanda diantaranya FC Presikhaaf.

Di negeri Kincir Angin itu, ganja yg betul2 sudah di legalkan & cuma di perjualbelikan di kafe-kafe yang ada kode spesial & tidak bisa di konsumsi bila melampaui dari 5 gram per pembeli bagi setiap harinya. Penjualan & budi daya ganja hendak diatas limit yang bisa di tentukan dari ketentuan pemerintahan bisa untuk di bawah tanah hukum kalau melanggarnya. Itu bakal cepat dia urusi sebelum makin berat adanya perkiraan yang lainnya.