Game bola tangkas – Italia Gagal, Prandelli Dan Keluarga Dikritik Fans

Tokoh Cesare Prandelli pernah mengeluarkan timbangan hatinya terkait pada perkara ada nya surat intimidasi yg telah diperuntukkan kepadanya beserta keluarga selesai tim nasional Italia yang terbuang di tahap grup dari hamparan Piala Dunia. Italia yang bermain mengecewakan setiap fansnya di Negara brazil yg lalu pada waktu mereka melakoni kegagalan kala bersaingan menentang Kosta Rika juga Uruguay, yang di alhasil makbul luput menumpu babak 16 besar. Unsur itu terang saja mengulangi pencapaian yang tidak gemilang pada 4 tahun yg lalu atas Afrika Selatan.test1

Kesudahannya, persoalan tersebut merubah Prandelli menjadi wujud kambing hitam untuk petaka tersebut. Disematkan lagi pada pembimbing yang berumur 56 tahun tersebut dihujam hinaan lantaran selalu memanggungkan nama Mario Balotelli yang terlihat kurang oke sejak awal turnamen. Prandelli setelah itu pendapat untuk mundur daripada posisinya ini tidak berselang lama pecah pertarungan lawan Uruguay sejajar struktur dari pertanggungjawabannya. Hanya saja selalu aja, masalah berikut tdk bisa menghasilkan gelombang keberatan daripada setiap fans yang ada di Italia jadi reda segampang tersebut.

Semakin jauh, Prandelli mengaku ia udah order surat intimidasi fans Azzurri yg ngerasa palak kepadanya. Tidak cuma ia saja yang menerima perlakuan tidak menyenangkan tersebut, kubu keluarganya juga menanggung unsur yang seperti. “Keluarga aku juga saya sudah memperoleh sejumlah surat intimidasi oleh fans, ” saya Prandelli yang ketika ini mengolah Galatasaray. “Saya mungkin saja utk memohon dana pesangon hanya saja aku makin pilih buat pensiun tanpa menunggu ada apa pun dr Italia, ” ucapnya.

“Beberapa orang-orang pemain dihantui sama rasa resah, akan tetapi itu tak betul apabila anggota itu telah terpisah. Kerelaan kelompok keluarga di markas skuad merupakan orientasi positif untuk perjalanan kami dr Negara brazil, tetapi ada saja sekitar orang yg merasa gak bahagia kepada saya dan lalu menyerang. ” “Mario sendiri benar-benar sempurna menentukan dalam laga-laga gede tapi ia mesti semakin belajar lagi supaya jadi juara. Serta satu-satunya orang yg membuat saya merasa prihatin di sosok kemanusiaan diantaranya (Giuseppe) Rossi, ” diantaranya yg dikutip daripada web judi indonesia.